Minggu, 29 April 2018

puisi di hari senin

aku tidak menulis puisi hari ini
tanganku kaku
lidahku kelu
mataku sayu
aku sedang sibuk berharap, dalam setiap lirih munajatku

ya tuhan,
maha terang dalam harap
atas nama senyummu yang purnama
limpahilah aku mimpi kenangan
hindarkan aku dari liciknya sepi
bimbinglah aku dalam kata-kata
tuntunlah aku menuju puisi, yang mulai nihil dari goresan jemari.


amin.

godean, 29 april 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

persimpangan jalan sunyi

ketakutan yang sama; apakah semua masih sama? yogyakarta , 17 juli 2019