Jumat, 28 Desember 2018

apa kabar kuku-kuku indahmu?

saat kau ingin mengingatku
tidak akan lagi mampu kau membacaku
tersisa hanya abu tubuhku

kelak akan kau tulis ulang puisiku
kau ukir di batu nisanku,
dengan kuku-kuku indahmu;

yang kau lukis dengan warna kegemaranmu
yang kau pakai garuk sesal dan rindumu
yang kau pakai mencabik kisah kita di masa lalu

sleman, 29 desember 2018

Selasa, 25 Desember 2018

ombak kesedihan

mereka sama
anak-anak kesedihan
ombak kesedihan ialah kegelisahan
aku terombang-ambing olehnya
terseret menuju arus dalam
kencang dan semakin dalam
menuju dasar, menghujam
sementara aku hilang arah
arus semakin tenang di dasar
aku merasakan kedamaian
aku mulai cinta kedalaman
hingga akhirnya, ombak kesedihan
menuntunku kepada jatuh yang paling cinta

sleman, 22 desember 2018

kegelisahan dan pelukan

aku hanya punya dua tangan,
sepanjang pelukan
inginku memeluk seisi dunia
aku melihatmu menangis
aku melihat mereka kedinginan
meringkuk kesepian, sendirian

aku hanya punya satu hati,
seluas pelukan
inginku menampung semua
keluh kesah dunia
mengubur duka
lahirkan tawa

entah seberapa besar keinginanku
melihat semua mahkluk bahagia;
aku, ingin menjadi kepanjangan
nama-nama baik Tuhan

agar kelak,
tanganku yang hanya sepanjang pelukan
hatiku yang hanya seluas pelukan
Tuhan peluk di hari perhitungan

sleman, 18 desember 2018

persimpangan jalan sunyi

ketakutan yang sama; apakah semua masih sama? yogyakarta , 17 juli 2019