Jumat, 27 Oktober 2017

kisah kasih sajak

setiap hari aku memetik helai demi helai rambutmu,
kusambung satu ukuran panjang
menjadi senar layang,
agar setiap kenang tidak menggenang
kelak, ia kujadikan terbang

akan kuterbangkan setiap doa baikmu;
tentang hangat keluarga yang terhidang lezat di meja makan
tentang laju-lancar setiap cita
tentang kisah-kasih sajak --tempat dimana ayah dan ibumu mengumbar senyum dan peluk dengan nyenyak-
juga setiap kebaikan yang selalu kamu semogakan

hingga suatu saat
kamu dapat merasakanku dalam rupa-rupa
dalam rasa-rasa
dalam wujud nyata,
yang selalu bisa kamu peluk,
genggam erat pada setiap hari yang penuh dengan doa-doa baikmu

sleman, 27 oktober 2017

persimpangan jalan sunyi

ketakutan yang sama; apakah semua masih sama? yogyakarta , 17 juli 2019