Seorang gadis berlatar belakang teknik (engineering) yang juga kebetulan adalah kawan sekelas saya di kampus sangat menggemari dunia sastra dan baca-baca. Pada suatu momen perkuliahan di kelas, dia mengeluarkan sebuah majalah dari tasnya. Majalah Tempo.
"Loh, kowe seneng moco koyo ngene iki barang toh, nduk?" tanya saya.
"Iki mau nyilih nang perpus UGM mas. Pas jeda kuliah mau kae loh sak durunge mlebu kelas, aku ngalor dhisik..."
Lalu kami terlibat obrolan lebih dalam. Satu sama lain saling melontarkan tanya akan jenis tulisan macam apa yang kami sukai. Karya siapa yang menjadi terfavorit, dan tentu saja sejak kapan dan karena apa kami bisa menyukai sastra.
Hingga akhirnya sampailah pada pertanyaan: "Blogmu opo mas?"
Aha, selama ini saya memang gemar menulis. Apapun saya tulis. Apapun disini maksudnya ada beberapa jenis tulisan yang kerap saya buat. Karena saya suka membaca cerpen, maka saya kerap menulis cerpen. Selebihnya adalah tulisan random dan curhatan saya saja, hahaha. Namun itu semua hanya berakhir begitu saja di harddisk komputer saya ini.
"Ra duwe..." jawab saya sambil cengar-cengir.
Oke, lah. kali ini saya akan bersungguh-sungguh untuk mengisi laman (lagi-lagi) baru ini.
Selamat siang, tetap semangat!
Mending backpackeran daripada baperan.
Bye!